SuaraHebat.com - Pekanbaru | Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan pelatihan kewirausahaan bagi kaum perempuan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan ekonomi rumah tangga di tengah tantangan perekonomian yang terus berubah. Hadir sejumlah narasumber dari kampus, Identiti S.E , M.Ak , Ak , CA ( Ketua ), Harkaneri S.E, MSA , Ak, CA (Anggota), Dr. Umi Rachmah Damayanti S.E.,M.M ( Anggota, Dr. Ade Ria Nirmala S.E, M.M (Anggota)
Dalam pelatihan yang digelar di salah satu desa binaan UIN Suska Riau pada hari Sabtu, 01 November 2025 tersebut, para peserta diajak mempelajari teknik peracikan parfum ruangan aroma sereh wangi, produk alami yang kini tengah diminati masyarakat karena memiliki multi manfaat—mulai dari pengharum alami hingga penangkal nyamuk dan penenang pikiran.
Adapun pelatih Keterampilan peracikan parfum ruangan sereh wangi pada kegiatan ini adalah, Ade Jumana, SE, alumni UIN Suska Riau yang kini dikenal sebagai Entrepreneur muda, di bidang produk kreatif berbahan alami. Dalam sesi pelatihan, Ade berbagi pengalaman dan strategi bagaimana mengubah bahan sederhana menjadi peluang usaha bernilai jual tinggi.
“Sereh wangi bukan hanya harum, tapi juga membawa peluang ekonomi. Dengan kreativitas dan kemasan yang menarik, produk lokal bisa bersaing di pasar modern,” ujar Ade Jumana, Sabtu (01/11) di sela pelatihan.
Kegiatan ini disambut antusias oleh peserta, terutama kalangan ibu rumah tangga yang berharap bisa menjadikan keterampilan tersebut sebagai langkah awal membuka usaha rumahan. Mereka tidak hanya belajar soal peracikan, tetapi juga pemasaran digital agar mampu menyesuaikan diri dengan era ekonomi kreatif dan penjualan online.
Pihak kampus menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian dari program rutin pengabdian masyarakat UIN Suska Riau, sebagai wujud nyata peran universitas dalam mendorong kemandirian ekonomi umat. Melalui sinergi antara akademisi dan alumni pelaku usaha, diharapkan masyarakat dapat memperoleh ilmu praktis yang langsung berdampak pada kesejahteraan keluarga.
“Kami ingin ilmu yang diajarkan di kampus tidak berhenti di ruang kelas. Melalui pelatihan seperti ini, mahasiswa dan alumni bisa menjadi agen perubahan yang menggerakkan ekonomi masyarakat,” ungkap salah satu dosen pembimbing kegiatan tersebut.
Pelatihan peracikan parfum sereh wangi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi banyak pihak bahwa inovasi kecil bisa menjadi solusi besar. Di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan, kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan perempuan dan ekonomi kreatif lokal mampu menjadi motor pemulihan ekonomi masyarakat.***(SHI GROUP)
Penulis : Rian
Editor : Vinsensia
Wilmar Buka Suara Usai Kejagung Sita Rp 11,8 T di Kasus Minyak Goreng
Ribuan Warga Australia Menanti Dievakuasi dari Iran-Israel
Ribuan Massa AMMP Kepung Kantor Gubernur Riau, Tolak Relokasi Kawasan TNTN
Truk ODOL Bandel Masih Berkeliaran di Pekanbaru, Dishub dan Polda Riau Beri Peringatan
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Pengacara Syafrizal Andiko, S.H., M.H. Menangkan Perkara Perdata Suparman melawan Ferry Kamsul atas Sengketa Tanah dan Rumah di Kampar
Titik Mati Reformasi Polri, Komisi Percepatan Terancam Gagal
DPC FSPKSI Kota Pekanbaru Melayat ke Rumah Duka Korban Bullying dan Serukan Stop Kekerasan di Lingkungan Pendidikan
Rohul Buktikan Kiprah di Dunia Penyiaran, Bupati Anton Terima Dua Penghargaan KPID
Zulfahrianto, S.E Terima Penghargaan Sebagai Tokoh Pemerhati Pendidikan Kecamatan Bonai Darussalam
.jpg)
.jpg)